Investasi-forex-halal-atau-haram

Investasi-forex-halal-atau-haram

Lkg-forex-ltd-new-delhi
Yt-forex
Kursus-options-trading


Options-trading-tool Trading-strategy-limit-order R2-forex Nasdaq-level-ii-trading-strategies-pdf My-forex-trading-strategy Online-trading-post-gw2

Halal atau Haram kah Forex itu Apa itu Forex Foreign Exchange (forex) atau dikenal sebagai valuta asing (valas) merupakan salah satu pilihan investasi yang berkembang di indonesia saat ini. Forex Trading adalah transaksi perdagangan mata uang asing di pasar uang internasional. Yg tidak mengerti forex secara detail ato hanya mencoba-coba bisa kemungkinan besar mengatakan forex adalah judi. Hal lain bisa juga, ada yg rugi cukup besar saat bermain forex, dia dia udah jadi trader selama 1 tahun, setelah itu dia kecewa dan mengatakan forex adalah judi. Apa yg jual beli saham di bank ato pada BEI dengan forex, salah satunya adalah tempat transaksi. Klo forex adalah judi, berarti silakan tutup saja BEI bisa dicoba saham penggerak ekonomi yg ada di indonesia. Bagi anda yg bilang HARAM, ada 2 kemungkinan: 1. Anda tidak mengerti dalam investasiberbisnis dan mentransaksikannya. 2. Anda tidak punya MODALUANG Jadi untuk anda yg punya UANG. Silahkan belajar dan MENCOBA, Bagi anda yang mengatakan Halal ,, 1. Transaksisinya tidak tebak-tebakan karena transaksinya didasari dengan teknikal dan fondamental 2. Pelakunya sebagai penjual dan pembeli (pedagang) 3. Ada perjanjian di awal transaksi dengan aggreement agregat FATWA MUI yang membahas halal ,, 1. PERDAGANGAN VALAS Fatwa Dewan Syari8217ah Nasional Majelis Ulama Indonesia no: 28DSN-MUIIII2002, tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf). 8226 8220Firman Allah, QS. Al-Baqarah2: 275: 82208230Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba82308221 8226 8220Hadis nabi riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Majah dari Abu Sa8217id al-Khudri. Rasulullah SAW bersabda, 8216Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak) 8217 (HR al-baihaqi dan Ibnu Majah, dan nilai shahih oleh Ibnu Hibban). 8226 8220Hadis Nabiilet Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa8217i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari 8216Ubadah bin Shamit, Nabi s.a.w bersabda: 8220 (Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum. Sya8217ir dengan sya8217ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (denga syarat harus) sama dan sejenisnya. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.8221 8226 8220Hadis Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasa8217i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Umar bin Khattab, Nabi saw bersabda: 8220 (Jual-beli) emas dengan perak adalah Riba kecuali (dilakukan) secara tunai.8221 8226 8220Hadis Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa8217id al-Khudri. Nabi saw bersabda: Janganlah kamu menjual emas dengan emas sama sama saja dan janganlah menjual sebagian dari yang lain janganlah menjual perak dengan perak sama sama dan janganlah menjualnya dan janganlah menjual emas dan perak ini yang tidak Tunai dengan yang tunai 8226 8220Hadis Nabi riwayat Muslim dari Bara8217 bin 8216Azib dan Zaid bin A rqam. Rasulullah melihat uang tunai menjual perak dengan emas (tidak tunai). 8226 8220Hadis Nabi riwayat Tirmidzi dari Amr bin Auf. Perjanjian dapat dilakukan di antara kaum muslimin, kecuali ketentuan yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka yang syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.8221 MENIMBANG: 1. dalam kegiatan untuk memenuhi berbagai Keperluan, jual beli mata uang (al-sharf), baik antar mata uang maupun antar mata uang berlainan jenis. 2. terjemahan dalam 8216urf tijari (perdagangan perdagangan) transaksi jual beli mata uang yang terkait dengan bentuk hukum yang berbeda dalam satu bentuk dengan bentuk lainnya. 3. Cerita agar kegiatan yang dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang al-Sharf untuk dijadikan pedoman MEMPERHATIKAN: 1. Surat dari pimpinah Unit Usaha Syariah Bank BNI no. UUS2878 2. Pendapat peserta Rapat Pleno Dewan Syari8217ah Nasional pada Hari Kamis, tanggal 14 Muharram 1423H 28 Maret 2002. MEMUTUSKAN Dewan Syari8217ah Nasional Menetapkan. FATWA TENTANG JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF). Pertama. Ketentuan Umum Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan). 2. Ada kebutuhan transaks atau untuk berjaga-jaga (simpanan). 3. Bila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh). 4. Bila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai. Kedua. Jenis-jenis transaksi Valuta Asing 1. Transaksi SPOT, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah bisa, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari yang dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dipertahankan dan merupakan transaksi internasional. 2. Transaksi FORWARD. Yaitu transaksi pem belian dan penjualan valas yang dinilai pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 221524 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang dipakai adalah harga yang diperjanjikan (muwa8217adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, harga pada saat penyerahan itu belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dalam bentuk perjanjian lanjutan untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil Hajah). 3. Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan penjualan antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). 4. Transaksi OPSI yaitu. Untuk dijual yang tidak boleh dilakukan atas harga dan jangka waktu. Hukumnya haram, karena mengandung unusru maisir (spekulasi). Ketiga. Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata ada kekeliruan, akan diubah dan disempurnakan mestinya. Ditetapkan di. Jakarta Tanggal. 14 Muharram 1423 H 28 Maret 2002 M DEWAN SYARI8217AH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA Saya memang baru saja belajar mengenai dunia investasi melalui saham, indeks, forex, dan istilah2 lainnya yang sejenis. Tapi dengan sedikit membuka diri saja kita semua semestinya tahu, apapun sikap dan pandangan kita terhadap investasi indeksforex dan kawan2, dan meski kita tidak ikutan terjun di dalamnya, baik sedikit atau banyak proses transaksi yang ada di dalamnya bisa memimpin pergerakan mata uang, pergerakan komoditas , Dan devisa negara kita. Artinya trading indexforex akan tetap berjalan dan bisa ikutan menghantam ekonomi negara kita dengan cara khas-nya sendiri. Kalo menurut saya (menurut saya loh.), Sebutkan kita untuk2 tugas ajah. Buat yang pro silahkan teruskan trading indeksforeknya dengan lebih serius dan profesional. Dan buat yang kontra Pilihan ada di tangan anda, Fatwa MUI Tentang Jual Beli Mata Uang (AL-SHARF) Pertanyaan yang pasti ditanyakan oleh setiap trader di indonesia. 1. Apakah Trading Forex Haram 2. Apakah Trading Forex Halal 3. Apakah Trading Forex diperbolehkan dalam Agama Islam 4. Apakah SWAP itu Mari kita bahas dengan artikel yang pertama. Forex Dalam Hukum Islam Dalam bukunya Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang berjudul MASAIL FIQHIYAH Kapita Selecta Hukum Islam, diperoleh Forex (Perdagangan Valas) yang membolehkan dalam hukum islam. Perdagangan valuta asing timbul karena adanya barang barang kebutuhankomoditi antar negara yang sedang internasional. Perdagangan (ekspor-impor) ini tentu membutuhkan alat bayar yaitu UANG yang masing-masing negara memiliki ketentuan sendiri dan berbeda satu sama lainnya sesuai dengan penawaran dan permintaan dari negara-negara tersebut sehingga timbul PERBANDINGAN NILAI MATA UANG antar negara. Uang tambahan antar negara terkumpul dalam suatu BURSA atau PASAR yang merupakan internasional dan terikat dalam suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Nilai mata uang satu negara dengan negara lainnya ini berubah (berfluktuasi) setiap saat sesuai volume permintaan dan penawarannya. Adanya permintaan dan penawaran yang sedang. Yang benar-benar nyata tukar-menukar mata uang yang berbeda. HUKUM ISLAM dalam TRANSAKSI VALAS 1. Ada Ijab-Qobul. --- gt Ada perjanjian untuk menerima dan menerima Penjual. Ijab-Qobulnya dilakukan dengan lisan, tulisan dan utusan. Pe mbeli dan penjual memiliki wewenang penuh pelaksanaan dan melakukan tindakantindakan hukum (dewasa dan berpikiran sehat) 2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu: barang barangnya (bukan najis) dapat dimanfaatkan dapat diserahterima kan barang dan mahal Dijual (beli) oleh Pemiliknya sendiri atau kuasanya atas izin pemiliknya Barang sudah berada ditangannya jika barangnya diperoleh dengan imbalan. Muhammad Isa, ada jual beli itu diperbolehkan dalam agama. Jangan kamu membeli ikan di udara, karena sebenarnya jual beli yang demikian itu mengandung penipuan. (Hadis Ahmad bin Hambal dan Al Baihaqi dari Ibnu Masud) Jual beli barang yang tidak di tempat transaksi dengan syarat harus diterangkan sifatsifatnya atau ciri-cirinya. Kemudian jika barang sesuai dengan keterangan penjual, maka sahlah jual belinya. Jika tidak sesuai maka pembeli memiliki hak khiyar, tentu saja boleh atau jual beli belinya. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi riwayat Al Daraquthni dari Abu Hurairah: Barang siapa yang membeli sesuatu yang tidak dapat dilihat, maka ia berhak khiyar jika telah melihat. Jual beli hasil tanam yang masih terpendam, seperti ketela, kentang, bawang dan sebagainya juga diperbolehkan, asal diberi contohnya, karena akan mengalami kesulitan atau kerugian jika harus mengeluarkan semua hasil tanaman yang terpendam untuk dijual. Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Islam: Kesulitan itu menarik kemudahan. Demikian juga jual beli barang barang yang sudah terbungkustertutup, seperti makanan kalengan, LPG, dan sebagainya, asalkam diberi label yang menerangkan isi. Vide Sabiq, op. Cit. Hal. 135. Mengenai teks kaidah hukum Islam di atas, vide Al Suyuthi, Al Ashbah wa al Nadzair, Mesir, Mustafa Muhammad, 1936 hal. 55. JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM Yang dimaksud dengan valuta asing adalah mata uang luar negeri seperi dolar Amerika, poundsterling Inggris, ringgit Malaysia dan sebagainya. Bila antara negara terjadi perdagangan internasional maka setiap negara membutuhkan valuta asing untuk alat bayar luar negeri yang dalam dunia perdagangan disebut devisa. Misalnya eksportir indonesia akan menghasilkan devisa dari hasil ekspornya, sebaliknya importir indonesia membutuhkan devisa untuk menarik dari luar negeri. Dengan demikian akan timbul penawaran dan perminataan di bursa valuta asing. Setiap negara penuh penuh kurs rupiah masing-masing (kurs adalah perbandingan uang tersebut) misalnya 1 dollar Amerika Rp. 12.000. Namun kurs uang atau perbandingan setiap saat bisa berubah-ubah, tergantung pada kekuatan ekonomi negara masing-masing. Pencatatan kurs dan transaksi jual beli valuta asing di Bursa Valuta Asing (AWJ Tupanno, et. al. Ekonomi dan Koperasi, Jakarta, Depdikbud 1982, hal 76-77) FATWA MUI TENTANG VALAS PERDAGANGAN Fatwa Dewan Syariah Majelis Ulama Indonesia No: 28DSN-MUIIII2002 tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf) a. Kegiatan dalam memenuhi kebutuhan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, baik dalam mata uang dan antar mata uang berlainan jenis. B. Cerita dalam urf tijari. Hukum islam islam is offline is offline C. Cerita agar kegiatan yang dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang al-Sharf untuk dijadikan pedoman. 1. Firman Allah, QS. Al Baqarah2: 275:. Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. 2. Hadis nabi riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Majah dari Abu Said al-Khudri: Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak) (HR albaihaqi dan Ibnu Majah, dan nilai shahih oleh Ibnu Hibban). 3. Hadis Nabi Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasai, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari Ubadah bin Shamit, Nabi saw bersabda: (Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, syair dengan syair, kurma Dengan kurma, dan garam dengan garam (denga syarat harus) sama dan sejenisnya. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai .. 4. Hadis Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasai, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Umar bin Khattab, Nabi saw bersabda: (Jual-beli) emas dengan perak adalah Riba kecuali (dilakukan) secara tunai. 5. Hadis Nabi riwayat Muslim dari Abu Said al-Khudri, Nabi saw bersabda: Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama (nilai) dan janganlah naik sebagian atas yang lain janganlah menjual perak dengan perak sama sama (nilai) dan janganlah menambahkan sebagaian Atas yang lain dan janganlah menjual emas dan perak ini yang tidak tunai dengan yang tunai. 6. Hadis Nabi riwayat Muslim dari Bara bin Azib dan Zaid bin Arqam. Rasulullah melihat uang tunai menjual perak dengan emas (tidak tunai). 7. Hadis Nabi riwayat Tirmidzi dari Amr bin Auf: Perjanjian dapat dilakukan di antara kaum muslimin, kecuali ketentuan yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka yang syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram. 8. Ijma. Ulama sebutkan (ijma) yang akad al-sharf disyariatkan dengan syarat-syarat tertentu 1. Surat dari pimpinah Unit Usaha Syariah Bank BNI no. UUS2878 2. Pendapat peserta Rapat Pleno Dewan Syariah Nasional pada Hari Kamis, tanggal 14 Muharram 1423H 28 Maret 2002. Dewan Syariah Nasional Menetapkan. FATWA TENTANG JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF). Pertama. Ketentuan Umum Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan). 2. Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan). 3. Bila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh). 4. Bila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai. Kedua. Jenis-jenis transaksi Valuta Asing 1. Transaksi SPOT, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah bisa, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari yang dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dipertahankan dan merupakan transaksi internasional. 2. Transaksi FORWARD, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang dinilai pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2x24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang dipakai adalah harga yang diperjanjikan (muwaadah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, harga pada saat penyerahan itu belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dalam bentuk kesepakatan kedepan untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil Hajah) 3. Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan penjualan antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). 4. Transaksi OPSI yaitu. Untuk dijual yang tidak boleh dilakukan atas harga dan jangka waktu. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). Ketiga. Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata ada kekeliruan, akan diubah dan disempurnakan mestinya. Ditetapkan di. Jakarta Tanggal. 14 Muharram 1423 H 28 Maret 2002 M DEWAN SYARIAH NASIONAL - MAJELIS ULAMA INDONESIAInvestasi Saham, Halal atau Haram Beberapa waktu lalu, BEI bersama dengan KPEI dan KSEI meluncurkan Indeks Saham Syariah (Indeks Saham Syariah Indonesia, ISSI). Berbeda dengan investasi saham di 8216indeks saham yang biasanya8217, yang masih belum jelas hukum halal haramnya (hadiri bagi anda investor muslim), MUI sudah memberi label halal untuk ISSI ini. Memang selama ini, salah satu pertanyaan terbesar dari para investor muslim di bursa saham indonesia adalah, bagaimana hukum keuntungan yang dihasilkan dari pasar modal Apakah halal ataukah haram Dan ISSI seperti menjawab pertanyaan tersebut. Sebelum ISSI diluncurkan, Indonesia sebenarnya sudah memiliki indeks saham syariah, yaitu Jakarta Islamic Index (JII). Dan JII memang merupakan tempat bagi para investor yang peduli soal halal haram ini. Namun tidak hanya memiliki cukup banyak pilihan investasi. Sementara dalam ISSI, saham yang bisa diperjual belikan oleh para investor. Cukup banyak. Tapi peluncuran ISSI ini sebenarnya menimbulkan pertanyaan baru: Apakah investasi di BEI itu hukumnya memang haram, jadi ISSI ini kemudian harus muncul sebagai alternatif atau dengan kata lain secara universal (bukan berdasarkan agama tertentu), apakah investasi di pasar modal itu lebih banyak manfaatnya ( Baik), atau lebih banyak kerugiannya (parahnya) Faktanya bagi sebagian orang yang terbangun, pasar modal memiliki stigma negatif, dimana mereka menganggap pasar modal adalah ajang spekulasi dan perjudian. Alhasil mereka jadi nggak mau ikut investasi di pasar modal, karena selain takut mengalami kerugian, mereka juga khawatir kalau keuntungan yang mereka rasakan tidak baik karena tidak jelas dari mana asalnya. Nah, sekarang kita ganti sedikit topik artikel ini dengan pertanyaan berikut: Apa yang terlintas di benak anda saat mendengar kata 8216dugem8217 (barangkali ada tau, dugem adalah istilah buat orang-orang yang pergi ke diskotik atau sejenisnya, untuk begadang semalaman dan ber-party Ria sambil mendengarkan musik dari sang DJ). Penulis yakin, sebagian besar dari anda berpikiran dugem adalah salah satu cara yang sangat buruk untuk menghabiskan malam. Kalau anda punya anak yang sedang remaja, bukan tidak mungkin anda akan pergi lagi ke rumah sakit seperti itu (diskotik). Pertanyaannya, apakah menari di diskotik sambil mendengarkan alunan musik yang menghentak-hentak itu buruk Tentu saja nggak. Emang apa yang negatifnya itu sama saja denganmu datang ke konsernya Andrea Bocelli, lalu nikmati alunan suara khas si penyanyi opera sembari duduk santai atau mungkin berdansa. Tidak ada yang anda rugikan disini, dan anda juga bisa mendapatkan keuntungan dari hiburan yang menyenangkan. Kalau anda stres karena pekerjaan, misalnya, maka sedikit pesta mungkin bisa membangkitkan mood anda kembali. Andrea Bocelli. Sumber: lifenews Namun, diskotik bukan cuma bagi mereka yang punya berjoget ria. Diskotik juga identik dengan minuman beralkohol, hal-hal berbau seks bebas, dan bahkan obat terlarang alias narkoba. Nah, kalau begitu cara, apakah diskotik masih menjadi tempat yang baik Tentu tidak. Kalau anda sampai ketangkep polisi karena mengkonsumsi obat terlarang yang anda isi dari diskotik, maka anda bisa saja dipenjara. Dalam hal ini, pergi dugem ke diskotik tidak hanya menjadi tidak baik lagi, pelaut sangat-sangat buruk. Dalam perkembangannya, diskotik akhirnya gak cuma menjadi tempat buat 8216ajep-ajep8217 saja, benar-benar benar tempat untuk hal-hal negatif tadi. Makanya kalau di bulan puasa, pemerintah biasanya sayang tempat-tempat hiburan malam itu untuk mengurangi aktivitasnya, karena aktivitas mereka memang tidak baik untuk masyarakat. Kembali ke masalah pasar modal. Pada awalnya, pasar modal diciptakan sebagai tempat bertemunya para investor (anda), dengan perusahaan. Anda bisa memilih uang anda dengan cara membeli sahamnya, dan sebagai gantinya anda akan menikmati keuntungan dari laba bersih yang dihasilkan perusahaan (hasil), plus kenaikan perusahaan yang tercermin pada kenaikan harga sahamnya. Kalau dilihat dari sisi ini, maka jelaslah pasar modal bukan tempat untuk berspekulasi, karena selain keuntungan yang anda dapatkan jelas asal usulnya (anda juga kemungkinan kecil kemungkinannya tidak rugi sama sekali), Karena anda kan sudah melakukan banyak perhitungan dan pertimbangan sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah, alias bukan beli secara asal-asalan apalagi untung-untungan. Kenapa lagi pada perkembangannya, pasar modal tidak lagi hanya menjadi tempat bagi investor konservatif seperti itu. Pasar modal kini juga menjadi tempat bagi para spekulator, pedagang dalam, bandar, dan lain-lain. Para pelaku pasar modal non investor ini tidak lagi mencari keuntungan dari pasar modal dengan cara 8216tradisional8217 seperti yang sudah dibahas diatas, dilelang dengan cara yang cara beresiko tinggi (spekulasi), dan kejadian pula negatif modal pasar lainnya. Nah kalau begitu cara, apakah keuntungan yang dihasilkan dari pasar modal dengan cara-cara ini masih berlaku baik Penulis kira setiap dari anda punya jawaban masing-masing. Pertanyaannya lagi, pada saat ini dari sekian banyak 8216investor8217 di pasar modal, berapa persen sih yang murni investasi atau investasi plus berseptan tanpa berspekulasi ria tidak ada data yang secara khusus jelaskan hal tersebut, tapi penulis kira investor seperti itu tidak ada banyak. Mayoritas pelaku pasar modal adalah trader, pelaku trader yang merangkap spekulator. Makanya istilah high risk high gain menjadi populer. Dan istilah 8216investasi saham8217 kemudian berubah menjadi 8216main saham8217, karena saham tidak terlalu berbeda dengan permainan uang (money game) dimana anda berpeluang beli keuntungan, tapi disisi lain kemungkinannya untuk menderita kerugian juga sama besarnya. Anda tentu sering mendengar istilah 8216speculative buy8217 bukan dari mana saja itu memang merupakan spekulasi. Dan seterusnya. Pada akhirnya, hal-hal diatas-lah yang kemudian menyebabkan hukum keuntungan yang dihasilkan dari pasar modal, termasuk dengan cara investasi yang konservatif, menjadi abu-abu, alias gak jelas halal haramnya. Karena secara universal yang namanya spekulasi apalagi perjudian, tentu saja tidak diijinkan oleh agama, baik Islam maupun agama lainnya. Spekulasi dalam investasi saham seperti di dalam dugem: Tampak menyenangkan pada awalnya, tapi akankah anda menderita pada akhirnya. Kalau diskotik bukan tempat untuk peredaran narkoba, maka pasar modal juga bukan tempat untuk berjudi Kami adalah investor, bukan spekulator. Tapi kalau kita balik lagi ke pertanyaan roda, apakah investasi lewat pasar itu hukumnya halal Nah, penulis saja anggota MUI, dan penulis juga tidak cukup berilmu untuk ikut-ikutan mengeluarkan fatwa yang berinvestasi di pasar modal, meski dengan cara konservatifnya, hukumnya adalah halal . Tapi penulis kira selama anda berinvestasi di pasar modal dengan cara yang 8216lurus-lurus aja8217 juga tidak rusak orang lain, maka keuntungan yang anda dapatkan setidaknya bisa dikatakan baik. Insya Allah. Jadi anda gak perlu di investasikan di ISSI segala deh. Mendingan di BEI aja, pilihannya lebih banyak. Kemudian pertanyaannya, bagaimana sih cara menghindari unsur spekulasi, plus meminimalisir resiko naik di pasar modal Nah, kebetulan dalam putaran terakhir ini, penulis sedang menulis sebuah buku berjudul 8216The Investing Policy8217, yang membahas cara-cara untuk berinvestasi di pasar modal dengan baik dan benar , Termasuk caraindari spekulasi yang biasanya berisiko tinggi. Saat ini buku ini sudah hampir selesai, dan akan diterbitkan secepatnya. Buku ini merupakan versi yang jauh lebih lengkap dari buku 8216Metode Analisis Fundamental8217 yang pernah penulis terbitkan. PERINGATAN DILARANG KERAS copy paste artikel-artikel yang disajikan di website ini, baik sebagian maupun tidak, KECUALI DENGAN: 1. Menyebutkan nama Teguh Hidayat sebagai penulisnya, dan 2. Menyertakan link ke teguhhidayat sebagai sumber artikelnya. Setiap kelulusan terhadap ketentuan ini akan dituntut sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. ANALISIS PILIHAN Layanan Investor Hak Cipta Tulisan oleh Teguh Hidayat. Template Jendela Gambar. Diberdayakan oleh Blogger.
Trading-options-on-tradeking
Seasonality-trading-system-norman-fosback