forexAda banyak alasan utama mengapa trading forex menjadi tren yang bagus dan menarik saat ini bagi para pelaku investasi maupun pedagang ritel. Salah satu alasan terbesar adalah, jika dibanding dengan instrumen lain seperti saham atau options, tingkat liquiditas forex jauh lebih tinggi yaitu terdapat perputaran uang harian seluruh dunia sekitar 4 trilyun dollar. Wow! trilyun dollar, bukan trilyun rupiah, kebayangkan ada berapa angka nolnya 🙂

Perputaran uang yang sangat tinggi ini menyebabkan tingkat likuiditas yang tinggi, hampir dipastikan akan selalu ada transaksi jual maupun beli.

Sedangkan instrumen investasi lainnya seperti saham, lingkupnya lebih kecil, tergantung dari kondisi perusahaan penerbit saham.  Berbeda dengan saham yang diatur oleh suatu lembaga bursa, forex tidak mengenal konsep seperti itu sehingga biaya perdagangan forex bisa menjadi lebih rendah. Jika dalam perdagangan saham dikenakan transaction fee dengan nominal yang lumayan saat buka atau tutup posisi, maka dalam forex umumnya dikenakan spread (selisih harga jual dan beli) atau komisi. Besarnya spread ini bervariasi antara masing-masing broker forex, inilah yang menjadi senjata kompetisi antar broker untuk merebut pelanggan.

Satu lagi bedanya forex dengan saham. Trader saham mengharapkan harga akan naik untuk memetik keuntungan, sedangkan trader forex bisa memetik keuntungan saat harga naik atau turun. dengan kata lain, perlakuan terhadap beli dan jual akan sama persis karena setiap transaksi pasti melibatkan jual dan beli pada saat bersamaan. Tidak ada perlakuan atau persyaratan khusus untuk transaksi jual misalnya. Bukankah hal ini membuat trading forex menjadi amat mudah dan lebih menguntungkan? Namun hati-hati, forex ibarat pisau bermata dua. Tidak semua orang cocok mengambil langkah ini karena forex merupakan tantangan dan sangat berisiko.

Inilah perbedaan besar forex dengan saham. Tujuan utama dari perdagangan forex yaitu untuk memetik keuntungan dari spekulasi pergerakan harga mata uang tertentu. Pembeli akan mendapatkan keuntungan dengan membeli mata uang saat harga dianggap mencapai titik terendah (harga murah) dan akan menjual pada saat harga dianggap mencapai titik tinggi (harga naik). Ibarat kata beli murah jual mahal, disinilah terdapat keuntungan yang diperoleh dari perdagangan valas. Perdagangan ini uniknya bisa dilakukan secara online dari rumah atau mana saja tanpa harus datang ke counter bank atau money changer. Online trading menjadi kemudahan bagi para trader yang ingin bertransaksi forex jual beli mata uang.